Beranda » Puisi Patah Hati » Hujan dan Kemarau

Hujan dan Kemarau

Advertisement

Seorang teman bertanya, “Kau bilang kau mencintai hujan? Namun kau berteduh bila ia datang…”

Karena hujan tak bisa kurengkuh
Selamanya takkkan pernah jadi miliikku
Kedatangannya hanya untuk kemudian meninggalkanku
Seiring bergantinya musim, dia pun akan berlalu

Di hadapannya aku terdiam dan membisu
Menyambut kedatangannya, aku pun menjauh
Terhadap dia, aku tidak berteduh
Tetapi hatiku berlindung dari amukan badai rindu

Hujan yang kurindukan telah menenggalamkan jiwaku
Membuatku kini memilih kemarau yang dapat mengeringkan air mataku

(melodymaker77)
https://www.facebook.com/buyunghantu

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *