Beranda » Puisi Bimbang » Mengapa Senyummu Tak Abadi by Ahlal Kamal

Mengapa Senyummu Tak Abadi by Ahlal Kamal

Advertisement

Tatapan mata yang datar.
Wajah yang sendu hampa kosong tak bersuara.
hanya dua bola mata yang terlihat berkedip sesaat tanpa makna
tiada menerbitkan tawa
tiada pula senyuman menghiasi bibirnya.
Ohh
Alangkah jenuhnya hari ini,,
Melebihi kejenuhan air hujan yang terus turun mengalir menapaki jalan raya, mengisi ruang tanah yang berlobang, larut bersama air sungai yang sedari dulu tiada jernih.

Rasa ini sungguh pilu.
Tanda tanya menghantui pikiran.
Ada apa gerangan ??
hati ini serasa terbentang singgasana yang terbuang.
Duhai langit awan dan bumi
Duhai Bulan bintang dan matahari
ada kah pelangi itu kembali bersinar seperti dulu.
Seperti Ketika kecil ku menemukannya bersama ke indahan warna warni.
Jika awan hitam menumpuk hingga menutupi ke indahan itu, kan kututup dua mata ini, biar ku bayangkan dalam pikiran betapa syahdunya kesejukan warna itu.
Masih nampak jelas terlihat dalam hayalan sanubariku.

Senyummu mengalahkan ke elokkan pelangi.
Tawamu membasuh bercak bercak ke gundahan dalam hati.
Adakalanya sisi sisi indah itu terlihat
Adakalanya pula tak bersahabat.
Semua terjadi begitu saja sungguh tak dapat kumengerti.
Dimana sesungguhnya letak keabadian senyum manismu sesaat kita bertemu.

**

twitt : @ahlal_kamal

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *