Beranda » Puisi Bimbang » Pengusik Khayalku

Pengusik Khayalku

Advertisement

seperti awan dingin mengangkasa,
membelah siang dengan angkuhnya,
masih dengan angkuh,
berjalan setengah bungkuk,

hai bulan… kenapa tak kau hadir saja?
mengusiknya dalam tenangmu,
menghapus walau hanya sekejap,
bukan dengan terang, tapi redupmu,

ahh.. gerahku dengan penat,
ribuan galau mecerca,
menghukum kita menangis lara,
memaksa untuk merasa,

andai semudah suara,
terbang setinggi bulan,
berkumppul dengan sejuta cinta,
di singgahsana termegah ratu angkasa,

atau mungkin hanya terus berjalan?
terus mengeluh?
terus bertanya?
atau ku harus diam dan mengutuk…

Karya : Panji Wijaya

Advertisement

One thought on “Pengusik Khayalku

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *