Beranda » Puisi Berpisah » Diam dalam Tanya

Diam dalam Tanya

Advertisement

dalam kesunyian malam ku sendiri dalam lamunan panjangku
menatap samar-samar kegelapan malam yang begitu mencekam
seakan menawang raga ini memenjarakan jiwa yang tenag
Qalbu ini bertanya dalam diam ..
berbisik pada keheningan malam yang menjadi sahabat setiaku
sepih malam menjadi teman yang begitu akrab menjalani kesehariaanku
terkadang diam menjadi sesuatu yang harus aku tempuh
ketika lisan tak mampu lagi terdengar dan diperhatikan
harus ka diam menjadikan aku lebih baik
seakan aku berjalan sendiri memijaki bumi
terkadang aku ingin berlari melawan kerasnya angin
tetapi semakin aku berlari dan melawan kerasnya angin angin pun dengan sombongnya menghempaskanku
membuatku terjatuh dan merasakan perih
aku diam bukan berarti aku takut dengan keadaan
diam bukan berarti aku rela digiring oleh ombak kehidupan yang begitu ganas
aku diam bukan berarti menerima perlakuan
tetapi aku diam
karna dalam diamku akan ada keindahan yang menjadi hasilnya

BY: pena tak bertinta / juswandi

Advertisement

6 thoughts on “Diam dalam Tanya

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *