Beranda » Puisi Cinta » Musim Gugur Terakhir

Musim Gugur Terakhir

Advertisement

Cahaya senja menutupi wajahmu
Awal saat itu kenangan terakhir
Musim gugur yang tak kupercayai
Dengan detakan yang menggema
Kau tahu apa artinya? Kan kuteriakkan saat ini
Melewati waktu dengan ingatan yang lalu
Hei, kapan kau muncul? Aku ingin bertemu
Entah kapan, entah di musim apa
Daun yang mengotori jalan, kau bisa mengingatnya
Aku tak peduli jika harus menunggu sore
Di jalan itu, matamu begitu hangat
Aku tahu, aku tahu
Cinta yang dirasa dengan keharuman daun
Genggaman yang sama walau terlalu cepat
Ah, aku menunggumu
Entah kapan, entah di musim apa
Ingatlah wajahku atau panggillah namaku
Masa lalu tak berakhir, daun berguguran sebagai kenangan
Ayo bertemu lagi
Entah kapan, entah di musim apa
Kau tahu tempat yang sama
Daun coklat penghias jalan
Aku tak peduli waktu

Puisi ini karya : Magita T A
http://www.facebook.com/magita.adhian

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *