Beranda » Puisi Penantian » Hanya Harapan

Hanya Harapan

Advertisement

Langkah tegar itu sudah mulai lunglai kawan ,,
diterpa halimun di tengah padang, ,
jalanan semakin terjal berliku berkelok dan penuh ransam , ,
ini adalah masa dimana keyakinan luruh ditelan badai kepasrahan keteguhan berjabat tangan dengan ke putus asaan, ,
luka bernanah ,, tangis merekah , , sedih menjarah, , sepi memanah,, duka menuai bibit nestapa,,
bercerita lah kawan, , tentang apa saja , ,
asal jangan kau bicarakan tentang sinetron murahan ,,
demi langit dan bumi aku muak mendengarnya, ,
berceritalah tentang kisah-kisah heroic penuh ketegangan,,
berceritalah tentang mimpi-mimpi lintang yang membuat kita betah di belitong sana,,
bercerita lah tentang masa silam yang membuat kita ingin mempertimbangkan untuk membuat mesin waktu, ,
berceritalah tentang senyum kita yang polos,
ketika kehidupan ini belum merenggutnya,,
harapan kawan, iya harapan,,,,, harapan telah membuatku gelap mata kawan, ,
harapan telah membuatku menjadi sutradara handal dalam imajiner tak terhingga,,
harapan jua yang membuat semuanya terasa begitu hambar,,
ahhh kawan, lagi-lagi kau berusaha menghiburku,,
menawari aku sejuknya embun saat pagi telah kau lenyapkan,,
menghadiahkan terang saat gelap engkau sendiri yang ciptakan, ,
ahhh,, kau memang wanita penghibur kawan. . .

by : tjx

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *