Beranda » Puisi Hati » Sore Belum Berakhir

Sore Belum Berakhir

Advertisement

Rinai gerimis menyeret lembayung
hanya setengah sore ini
pandang mata lewat jendela
nampak ringkih gontai langkah kakinya
tepat di batas kaca dan helaan berat nafas…

Dia mendengus…
Jemarinya telah kaku dipeluk cuaca
akankah sebuah akhir di episode ini..?

Tidak…!
Aku meronta ronta…berontak
tidak…!! tidak…!!!
Gemuruh petir…
Hujan kabut…
Gelapnya telah merenggut senja
tulang belulang di balut beku
fikiran tersumbat…oleh angan nan semu

mereka….berkecipak genangan air
lumpur lumpur meratakan rambut
riang bersenandung
nyanyiannya mulai berkumandang

Dia …aku…mereka…
sore ini di depan gerbong tua
ringkih melangkah mencari naungan
aku terjebak dalam kerinduan
mereka riang menyanyikan alam
dan senja telah di renggut kegelapan

Dia…pemulung tua
aku…kehilangan kata
mereka…generasi muda
hanya melongo…!!
Memandang ” adegan ” semu..
Antaranya adalah keadilan

karya : Rasull abidin, 21 nop 2012
jatinegara

Advertisement

One thought on “Sore Belum Berakhir

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *