Beranda » Puisi Penyesalan » Selubung Kepalsuan

Selubung Kepalsuan

Advertisement

Aku diam tenang bagaikan air danau
tapi hatiku gelisah bagai ombak lautan
Sebab mulutku adalah kerang, dan
hatiku adalah mutiara berkilauan
Mutiara slalu tersimpan rapat dan tertutup
Ia takkan keluar dari cangkang jika–
tetesan air hujan belum lagi
menjadi senyuman bunga matahari
Jika engkau ingin melihat kilau mutiara,
tunggulah ombak pantai yang akan
membuka selubung kepalsuan kerang
Ia akan menjadi burung merpati
yang seolah terbebas dari jerat
Ia akan terbang bebas ke langit
seolah tak punya rasa takut lagi…

Puisi ini karya: Azizah Nurhayati
FB : http://www.facebook.com/azizah.nurhayati

Advertisement

One thought on “Selubung Kepalsuan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *