Beranda » Puisi Hati » Puisi Hati Untuk Meta

Puisi Hati Untuk Meta

Advertisement

Terbangun aku dari dalam lelapnya
Yang telah usai membawaku ke dalam
Taman impian yang di pertiga malam

Berkatalah aku pada dingin
Dan hangatnya desir angin malam
Berbisiklah aku pada terang
Dan indahnya seribu bintang
Yang menghiasi altar cakrawala
Namun semua hanya diam dan membisu

Senyap
Sepi
Sedih
Tak dapat terpungkiri dari
Dalam kedalaman relung hati

Bersehterulah aku dalam kebimbangan
Berkatalah aku dalam coretan usangku
Masih perlukah kau tanyakan?
Pada siapa hati ini tercipta
Masih perlukah kau tanyakan?
Pada siapa kasih ini akan berlabuh

Kasih…
Jika aku harus berkata jujur
Aku akan berkata…
Mungkin aku bukanlah sosok imam
Yang bisa memberi jaminan surga
Di dunia ataupun akhirat
Namun setidaknya aku akan mencoba
Menjadi sosok imam untukmu
Meski semua itu tak semudah
Ketika aku membalikkan telapak tangan

Untukmu yang terkasih…
Ijhinkanlah aku mempuisikan
Pinta
Harap
Untukmu seorang…
Semoga kau mau mengerti
Ketika kau membaca puisi hati untukmu
Yang ku damba…

” Puisi Hati Untuk Meta ”
( Putra Jogja )
21/09/2012

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *