Beranda » Puisi Cinta » Sebabnya

Sebabnya

Advertisement

Mengukirnya dengan rangkaian abjad usang,,
Pagi yang menyapa senyum,
Dan lembut itu hadir,
bahwa Sabdanya sederhana saat menyambut momentum ini,

Kabutnya, embunnya, dan segarnya, pengiring tabu dari langkah kaki yang bergegas…
Ini bukan ‘Kemarin’,
Dimana aku hanya tersudut di persembunyian,
Dan tenang menatap hitam,

Aku tetap bodoh untuk mengerti yang terjadi,
Mengurai naskah kosong,
dengan planning script hingga spot klimaknya…
Apa yang bisa dipahami?

Kukira mimpi buruk ini tak pernah berakhir,
Dan terus di cumbui gelap,,
Terlantar keadaan yang membuat separuh jiwa tersiksa,
‘Hanya saja ini nyata’

Hakikatnya tersingkir dalam pusaran naluri,
Sampai mata ini terbuka,
Katakan bahwa malam telah berakhir…

Telah pagi,
Hampir sempurna udaranya layak terjaga..
Untuk Menyusun kembali pecahan replika hati..
Dan biarkan aku begini,,

‘Epilog dan pharaphrase kelam ini usai’
Sebabnya, aku dan pagi slalu bersama…..

Karya : athmoy 20
FB : http://facebook.com/athmoy.20

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *