Beranda » Kata Sedih » Pergilah

Pergilah

sudah hampir satu tahun tak ku cium bau parfumnya,
tak juga ku tangkap tatapan mata sendunya.
Rindu, rindu, rindu, rindu, rindu, rindu… rindu…. rindu…. kuulangi kata-kata itu hingga tak ada artinya lagi, namun ketika aku berhenti mengucapkanya, rasa itu kembali mmenyeruak dan meremas remas kulit hatikul. Sakit dan menggelisahkan.

tapi hati ini juga belum beranjak pergi dari bayang tentang Zahrana.
Entah mantra apa yang dia pakai untuk memikat hatiku. Antara ingin dia pergi,
dan ingin dia terus menghuni palung hati ini.
Malam ini akan ku tepati janjiku pada Jangkrik, dan binatang malam lainnya, bahwa aku kan menemanimu hingga penghujung pagi. Menyanyikan lagu terindah untuk menghibur hati sendiri. Hanya aku dan Tuhan yang tahu.
Dan sedikit diantara jangkirik yang mendengarkan ujung-ujung jariku beradu dengan keyboard.
Untuk kau yang disana, untuk kau yang tak pernah hadir dengan jasad yang indah, malam ini saksikanlah betapa aku rela tersiksa untukmu, aku rela terluka untukmu.
Tanpa peduli kau kan iba atau malah tertawa. Aku kan menikmati cinta ini. Sendiri, disini, bersama bayangmu yang kian lama kian memudar karena waktu.
Dan biarkanlah waktu yang akan menyembuhkan luka ini, dan menghapus bayangan Zahrana dari relung hati nan gelap ini. Jujur, aku tak ingin kau kembali lagi, pergilah Rana, kebahagiaanmu tak disini. Dan terimakasih untuk luka yang kau beri, dan maaf aku masih belum bisa mengembalikan bayanganmu. Aku harap kamu mengerti.
Disini, mulai saat ini, akan ku coba membuka hatiku untuk yang lain. Berharap ada yang mampu menyembuhkan semua luka ini. aku hanya ingin satu hal darimu, JANGAN PERNAH KAU KEMBALI.

karya : Gus Rofi
blog : http://terwelumalang.wordpress.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *