Beranda » Puisi Berpisah » Menunggu Dilapukan Sang Waktu

Menunggu Dilapukan Sang Waktu

Advertisement

Bukan kah waktu kita telah usai?..
Mengapa masih saja kau hadiahkan air mata buatku?..
Yang disetiap bulirnya menyimpan kata yang tak terucap….
Tertawalah untukku..

Kematian bukanlah hal yang menakutkan…
Kematian adalah awal dari kehidupan yang sejati.

DAN,…
Aku lah perempuan itu.. yang tengah terbujur… dan sedang di sholati.
Sekarang tengah bersemayam dibawah pokok kamboja..
Diantara batu tertulis tentang nama dan angka.

Menanti dilapukkan oleh waktu Hanya harum bunga dan tanah yang masih ku ingat..
Tanpa lampu,sinar apalagi cahaya..
Hanya sebuah rahasia yang tertinggal..

( Written by Ita millyantina Harijadi )

Advertisement

2 thoughts on “Menunggu Dilapukan Sang Waktu

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *