Beranda » Puisi Asa » Gejolak Jiwa

Gejolak Jiwa

Advertisement

Mata terbuka nyalang
menangkap sekilas bayang memudar
berpendar dalam kebisuan lentera merah

dentum keras menghantam dada
gemuruh amarah, pekikan suara
datar tak bernada
Hanya deruh nafas memburu nafsu
Dan gelembung-gelembung darah meronta
bersatu dalam satu kepalan tinju
menantang engkau datang

tersungkur aku ditengah kepanikanmakin melemahlah jasad rapuhku,
diantara sunyi dan kesenyapancawan gelap.
terdongak kepalaku mencari setitik cahaya
namun tak juga ku dengar hembusan angin dingin.
terangkat tanganku mencoba menggapai akar kenyataan,
tapi tak kunjung jua seberkas embun mengguyur tubuhku.
berjuta ton serasa menggelayut indah dipelupuk mata sayu
keteguhan hasrat yang menggugah semangat
terus mencoba tuk berdiri mengangkangi segala kelemahan dan kebohongan, tertegar lututk tertegun

tak goyahkan tubuh tersandar di pilar emosi
tetap mencari datangnya hujan membasahi
sayup-sayup terdengar gemuruh halilintar
berbisik dibenak, tak kuasa ku melihat awan kepalsuan kian lebar terkuak
menganga melempar induk, kedustaaan dari celah tabir malam
hingga datanglah sang pelangi membiaskan warna
agungnya kian terus mengiring gelap menuju penjara cahaya
serombong kuda putih bersayap terbang
merendah di daratan hati
membawa setumput kemilau bertebaran diantara deru tapak kaki berbulu

mimpikah aku…???

teriakku pecah membahana
menelusuri tebing keangkuhan
singkirkan bayang kelam wajahmu yang terpaut lama dikalbu

singkirkan itu…!!!
buang jauh kebawah

Karya : Siti Nurjannah
facebook : http://www.facebook.com/sitkey.nurjannah

Advertisement

One thought on “Gejolak Jiwa

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *