Beranda » Puisi Berpisah » Bukan Milikku Lagi

Bukan Milikku Lagi

Advertisement

Luasnya tujuh samudera
Kasih sayangMU membuatku
Lelah dalam mengarungi bersama
Lirihnya riuhku yang kian menyerukan
Lelahku tak ber ujung kepastian

Jujur saja ku akui….
Hidupku terasa hampa saat ini meskipun
Hati telah menimang rasa dalam
Hening renta di titian malam dengan
Harapan asaku mampu tuk
Hancurkan belenggu duka nestapa
Namun semua asaku
telah terpenggal oleh
Nestapa yang kian menjamah dengan
Nyayian malangnya sang pemuja cinta

Jujur saja ku akui…..
Temaramnya purnama selalu hiasi
Tepian hati namun dawai luka
Tak mungkin ku pungkiri akan
Tajamnya belati cinta dalam hati
Yang selalu membuka luka
Di setiap menitih langkah
Dalam gulirnya
sang pemilik waktu

Jujur saja ku akui……
Cinta yang indah itu bukan untuk
Celahnya hati ini meskipun
Canda dan tawanya membuai indah

Di dalam pelupuk mata dengan
Canggungnya tepian suduku
Teteskan linangan bening dari
Tepian yang kian samar dalam meratap

Jujur saja ku akui…..
Jemari yang halus itu tak lagi terasa dalam
Jiwaku membentangkan mimpi
Hanya rasa pilu yang ku reguk selama
Hariku mengayunkan langkah

Kini hatiku tak lagi mendawaikan
Keindahan rasa hanya senandung
Kematian yang hingar hingga
Kerap gemparkan penjuru penantian panjangku…..

” Bukan Milikku Lagi ”
(Putra Jogja)

Advertisement

One thought on “Bukan Milikku Lagi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *