Beranda » Puisi Penantian » Senandung Penantian

Senandung Penantian

Advertisement

Paras meronamu tak lagi
Menjelma di pelupuk mata suduku
Meskipun seribu bintang bertaburan
Perlahan telah mengukirkan
namamu

Halusnya kanfas hati pun kian
Serasa pudar meskipun
Hati telah terbalut dengan
Sejuta keindahan cinta kasih

Engkau bagai di telan sang hayang
Hananta buga hingga lirih hati
Berbisik……..
Engkau yang dahulu
menjelma nyata
Kini tak terlihat lagi….

Mungkinkah jelma nyatamu tak
Dapat kuhampiri lagi meskipun
Hanya di dalam taman impian?
Mungkinkah bias kasihmu tak
Dapat ku tembus lagi?
Meskipun hanya untuk sekedar
Melihat Keanggunanmu….

Tuhan….
Aku simpuhkan senyum
Dan tangisku padaMU….
Aku aksarakan tangisan hati
Dengan bait-bait do’a ku padaMU
Pabila jelma nyatanya telah terbenam
Ijhinkanlah sepenggal jiwa ini
Mendawaikan cinta dalam takbiranMU
Sebagai pelipur duka lara hati
Hingga akhir nanti di kala nyatanya
Menjelma dalam mimpi
Maupun nyataku……….

” Senandung Penantian ”
(Putra Jogja )

Advertisement

5 thoughts on “Senandung Penantian

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *