Beranda » Puisi Pesan » Penguasa Kertas

Penguasa Kertas

Advertisement

Wahai “Penguasa Kertas.”
berapa lama lagi kami menyodorkan secarik kertas di atas meja kebanggaanmu?
berapa lama lagi kami memperbaiki goresan hasil tangan-tanganmu?
berapa lama lagi kami mengocek nominal angka demi ukiran tangan-tanganmu?
kebijakan apa lagi yang akan kau ucap tanpa adanya sah di atas kertas?

Tidak tahu kah Wahai “Penguasa Kertas.”
kau dahulukan hal besar demi kepentingan Lahiriahmu.
kau sepelekan hal kecil yang sesungguhnya tak akan mampu kau tampung dalam batinmu. Dan jika kau mengatakan kau manusia, Maka kami pun manusia. tak akan habis waktu jika kau bahas semacam manusia.

Tahu kah kau Wahai “Penguasa Kertas.”
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana berharap harapannya segera sampai?
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana menanggung aib kecil atas kekecewaannya mendengar khalayak lain telah sampai?

Wahai “Penguasa Kertas.”
mampukah kau menampung semua beban para Kepala Asuh dalam batinmu?
pernahkah kau baca segala tindakan ada akibatnya?
Maka kau telah ciptakan permainanmu semata. (Fri, 17 Feb 2012 03:07:53 GMT)

Ardi Kunyuk sen sakarepmu dewe… (Fri, 17 Feb 2012 02:57:56 GMT)

Ardi Wahai “Penguasa Kertas.”
berapa lama lagi kami menyodorkan secarik kertas di atas meja kebanggaanmu?
berapa lama lagi kami memperbaiki goresan hasil tangan-tanganmu?
berapa lama lagi kami mengocek nominal angka demi ukiran tangan-tanganmu?
kebijakan apa lagi yang akan kau ucap tanpa adanya sah di atas kertas?

Tidak tahu kah Wahai “Penguasa Kertas.”
kau dahulukan hal besar demi kepentingan Lahiriahmu.
kau sepelekan hal kecil yang sesungguhnya tak akan mampu kau tampung dalam batinmu. Dan jika kau mengatakan kau manusia, Maka kami pun manusia. tak akan habis waktu jika kau bahas semacam manusia.

Tahu kah kau Wahai “Penguasa Kertas.”
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana berharap harapannya segera sampai?
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana menanggung aib kecil atas kekecewaannya mendengar khalayak lain telah sampai?

Wahai “Penguasa Kertas.”
mampukah kau menampung semua beban para Kepala Asuh dalam batinmu?
pernahkah kau baca segala tindakan ada akibatnya?
Maka kau telah ciptakan permainanmu semat (Thu, 16 Feb 2012 12:54:16 GMT)

Wahai “Penguasa Kertas”.
berapa lama lagi kami menyodorkan secarik kertas di atas meja kebanggaanmu?
berapa lama lagi kami memperbaiki goresan hasil tangan-tanganmu?
berapa lama lagi kami mengocek nominal angka demi ukiran tangan-tanganmu?
kebijakan apa lagi yang akan kau ucap tanpa adanya sah di atas kertas?

Tidak tahu kah Wahai “Penguasa Kertas”.
kau dahulukan hal besar demi kepentingan Lahiriahmu.
kau sepelekan hal kecil yang sesungguhnya tak akan mampu kau tampung dalam batinmu. Dan jika kau mengatakan kau manusia, Maka kami pun manusia. tak akan habis waktu jika kau bahas semacam manusia.

Tahu kah kau Wahai “Penguasa Kertas”.
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana berharap harapannya segera sampai?
berapa banyak Kepala Asuh diluar sana menanggung aib kecil atas kekecewaannya mendengar khalayak lain telah sampai?

Wahai “Penguasa Kertas.”
mampukah kau menampung semua beban para Kepala Asuh dalam batinmu?
pernahkah kau baca segala tindakan ada akibatnya?
Maka kau telah ciptakan permainanmu semata!!!

Kerya,

Ardi Come Back.

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *