Beranda » Puisi Penantian » Insan yang Berharap

Insan yang Berharap

Advertisement

Langkah yang tidak teratur
Membuatu ku ngelindur
Lama-lama aku tertidur
berpose di atas kasur
Bermimpi di sengat ubur-ubur
Mati dan terkubur
Mendadak bangkit diguyur
Diguyur oleh guntur
Yang saling membaur
Tidak bisa di atur

Ku mencintai
Lebih dari kobaran api
Yang membara di hati
Dan takkan terganti
Meski ada yang menanti
Ku biarkan dia tertatih
Merintih dan bermimpi
Mimpi yang tak brarti
Bahwa semuanya takkan terjadi
Ikhlaskan kepada sang illahi

Ku ingin berlari
Sejauh benua yang tak bertepi
Cuma mengejar sebuah hati
Hati yang membuat ku cinta mati
Yang terbawa ke surgawi
Mengajak bidadari
Bercium pipi
Di dalam lemari jati
Tanpa ku sadari
Ku telah mati dan kehilangan harga diri

Puisi ini karya : radisa fansya – http://www.facebook.com/profile.php?id=100001239323836

Advertisement

One thought on “Insan yang Berharap

  1. matahari bertnya kepadaku wahay malam kau tiba pagi dan menjelang subuh dan tibalah mataharimu waktu q tiba saat kau bertanya dia kan menjadi milik ku hari kulewati malam ku lalui dan jadikan lah q dengan malam dan matahrimu,,,, kenapa cinta harus ada ,,,,,, mengapa cita harus di sakiti dan mengapa hidup harus di dampai dengan rasa sinndah dan sulit nya dunia,,,,,

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *