Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Kenangan semu

Kenangan semu

Advertisement

dalam hidup,aku terbiasa sakit
dalam hidup,aku terbiasa menangis
bukan pengecut ataupun pecundang
melainkan mata,yang tak mau mengerti arti perih hati ini

bagaikan karang di tepi pantai
yang semangkin terkikis di hantam ombak
mengambarkan seperti suasana hati
yang semangkin sakit seakan-akan mati

tak ada kata-kata yang mampu kurangkai
bukan tak bisa melainkan tak sangup
hanya gerak yang mampu ku tunjukan
betapa kecewanya hati ini,,saat kau pergi

Puisi ini karya : Didit

Advertisement

One thought on “Kenangan semu

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *