Beranda » Puisi Penyesalan » TULUS

TULUS

Advertisement

Bagai embun pagi basahi dedaunan,
selembut hati ini saat kau belai diriku-
seelok bunga mawar yag mengharumkan hariku,
seindah saat brsamamu….
Tapi bodohyna aku baru menyadari semua itu,
betapa egonya aku mencampakan drimu ternyata begitu tulus kau mencintaiku,
seandainya waktu dapat berputar kembali takkan kulakukan smua itu padamu.
kini tinggalah penyesalan,
mungkinkah datang sebuah keajaiban,,?
Mungkinkah kau memafkn dosaku padamu,,?
Hingga saat ini kau masih tulus dan rela menemaniku walau kau tau ku sudah ada yang memiliki..
kini kuberjanji tercurah dalam lubuk hati takkan ku kecewakan dirimu lagi, dan kupastikan cintaku hanya untukmu sampai waktu yg menentukan kelak….!!!

By : Eni Purwanti
Mantup Lamongan – Jatim
Email : islamic1114@yahoo.com

Advertisement

4 thoughts on “TULUS

  1. Janji Hati

    Saat bumi kering
    langit menjanjikan hujan kepadanya
    begitu juga dengan embun
    yang menyejukan pohon
    dikala mereka haru

    Dan sama halnya aku..
    tentang rasa
    yang takan pernah pudar
    meski hasratmu usai

    Tertanda : Adriana
    *adrilopedia.blogspot.com

    • Dalam cahaya lampu
      ketika tu ku pejamkan mata.
      Justru hati kecil terus bercerita.
      Sekilas nampak wajahmu.
      Bicara tentang keadaan realita.
      Sepi. . .
      Sunyi. . .
      Rasa dimana mengharapkan kasih.
      Memedarkan arti keluhan hati.
      Hari ini kau goreskan luka dihati.
      Perpisahan y kau ptuskan.
      Dalam dada menyesak arti ketidakpastian.
      Diam. . .
      Berharap mimpi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *