Beranda » Puisi Harapan » Lembaran Kertas

Lembaran Kertas

Advertisement

Pergumulan emosi terkontemplasi menjadi hati yang tersakiti
Disorientasi, gelapkan setiap dekap nafas.. Pahit
Memarodikan tragedi hingga permasalahan itu terhenti
Secercak harap penuh derita, terguncang jiwa penuh amarah

Dilematis tak tentu arah, dikebiri perasaan bersalah
Aku adalah dia didalam cermin, terkekang, terjebak di dalam kenyataan
Kala dua perspektif berpura-pura, yang ada hanya anomali
Retak, terbungkus arogansi dan keangkuhan.. Aku buta

Pertempuran batin takkan berujung, bila semuanya merasa seperti Tuhan
Hipotesa singkat, Tegakkan raga seakan berada diatas segalanya
Hal yang suci sekalipun bernama cinta, terkungkung dibutakan tabiat rendahan
Suci seperti air, air yang terhempaskan berdasarkan hawa nafsu.

Atas nama nafsu, logika dan perasaan itu kian ternoda
Tetes noda yang melekat, erat.. rangkai sebuah faham atas dasar dosa
Faham yang menyesatkan, dosa itu persepsi. Kepastian adalah ketidakpastian yang tertunda
Adakah keraguan dalam langkah tanpa arah? Timur dan Barat. Terbit dan tenggelam.

Jejak langkah terisolasi oleh kemaslahatan keraguan. Sampai kapan?
Getaran dalam jiwa, angin membawaku terlalu jauh. Aku tersesat.
Keraguan adalah kebenaran semaput yg terselimut
Buka mata, resapi setiap detik yang perlahan hilang. Ini Aku, Luapan jiwaku, Definisikan jalan Hidupku.

Goresan jiwa dua insan dibawah rembulan.
Ayyub Satrio Putra & Galeh P. Arianto

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *