Beranda » Puisi Kiriman » testimoni

testimoni

Advertisement

Hatiku seperti ditusuk jarum, bahkan aphrodite pun menangis memalingkan muka.
Kilaumu butakan aku, butakan mata hatiku.
Logika seakan langka, hanya jejak yang mudah terhapus dosa

Panjang penantian, pengampunan seakan beban
Mahluk buas dalam diriku mengamuk mengutuk langit yang menjadi pangkuannya.

Kilaumu semakin membuatku menderita
tenggelam dalam kehampaan tanpa asa, meninggalkan lubang yang tak bisa ditutup dalam hatiku.
Pengabdian dan penebusan dosa,
terkubur bersama tidurku yang panjang
Kini, semua telah sirna dan sia-sia

Advertisement

One thought on “testimoni

  1. ni koq puisinya gak ditulis nama pengarangnya. ntar klo disalahgunakan oleh org lain selain penciptanya apakah pemilik website ini akan bertanggung jawab???????????

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *