Beranda » Puisi Berpisah » Puisi cinta yang terluka

Puisi cinta yang terluka

Advertisement

Di tengah malam syahdu dan pekam qu teringat padamu bayang mu selalu merlintas di kelopak mata qu, qu coba untuk melupakan mu namun bayang mu terus menghanpiri qu sunyi qu kau tabur bunga rindu, kau bagaikan angin pagi yang sejukan jiwa raga qu namun kini sia_sia sudah mahliga cinta qu.
Mimpi indah tiada lagi sirna terbakar kayu arang abu, qu coba bertanya pada malam yang membisu angin berlalupun tak memberikan jawaban, hanya satu yang terucap mengapa aq mencintai mu dan mengapa aq terlahir untuk terluka qu sadar cintak tak harus memiliki tapi qu tak bisa qu tak rela mungkin ada yang lebih dari qu sampai datang masa mempertemukan kita untuk kembali ataw berpisa selamanya, sungguh hina diri qu ini mencintai orang yang tak mencintai qu dan tak akan perna menyayangi qu mengapa aq dipertemukan dengan dirimu .
Musim gugur di hati qu seakan tumbuh bersemi , titian cinta q putus begitu saja tiadakah ibah di hati mu tiadakah rasa untuk diri qu kau berlalu menuju impian mu yang baru, rinduku sudah kau lara sayang qu kini sudah kau buang mungkinkah aku tercipta untuk di sakitti dan hina apakah ini suatu cobaan bagi qu, apakah ini suatu goresan hati yang terluka yang tak bisa sembuh walaw penawar dari manapun semoga kau bahagia tanpa sosok bayangan qu

by:andre lematang

Advertisement

6 thoughts on “Puisi cinta yang terluka

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *