Beranda » Puisi Cinta » Tarian Pesona

Tarian Pesona

Advertisement

Kata mengakar dan terbakar
Disulut pendar api yang menangis
Sekali lagi kunikmati sajian perih
Tercekat namun masih dapat menatap

Bukankah ini yang kumau?
Melihat jiwa tertawa tanpa beban arah cinta
Mengintipnya lewat lubang jarum yang menganga
Ternyata tarian pesonanya tak pernah pudar, tetap mempesona

Menarilah dengan lembut
Sampai kunikmati setiap liukan yang menggoda
Sentuhku tak dapat mendarat di bibirmu yang mencuri kecantikan mawar
Namun aku masih menerima sorot lensamu
Dan…
Bukankah itu yang kumau?

By: Kotak Nakama

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *