Beranda » Kata Cinta » Kau

Kau

Advertisement

Badanku merebah di atas atap,
mataku menyapu bintang-bintang malam
Bulan tampak malas malam ini
Kemudian pikiranku lepas landas
Adakah kau disana,
menyapu bebintangan juga?

Lalu kurupa dirimu dengan bintang-bintang paling bersinar
Dan kudapati kau bertanya,
“Mengapa ku harus menyapu bintang?”
Ketus, seperti biasa
Tapi tak mengapa, itu kau
Entah, jawabku
Berharap takkan menyakitkan,
tidak sekarang setidaknya

“Kau tak takut jatuh dalam dengan harapan kosong itu?”
Mencecar, seperti biasa
Tapi tak mengapa, itu kau
Mungkin, jawabku
Tapi aku lebih takut jika tak berharap

“Apa yang sebenarnya kau harapkan, pemimpi siang bolong?”
Pedas, seperti biasa
Tapi tak mengapa, itu kau
Memandang bintang, jawabku
Dan beranjak tua. Picisan memang

Kau sejenak terdiam dan hanya menatap
Tajam, seperti biasa
Tapi tak mengapa, itu kau
Ada yang salah? tanyaku
Tak biasanya kau diam

“Katakan padaku, apa yang kau lihat pada diriku?
Dan aku akan menjawab tanyamu”
Lembut, tak biasa
Tapi tak mengapa, itu kau
Masa tuaku nanti, jawabku
Dan tak ada yang salah tentang ini

Kau tertegun
Indah, seperti biasa
Karena itu kau, lanjutku

Puisi ini karya: Hadi Putra

Advertisement

One thought on “Kau

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *