Beranda » Puisi Berpisah » Simfoni

Simfoni

Advertisement

Yang bisa kudengar hanya simfoni
Bermain merdu membelah langit
Menyatukan angan kita
Yang terpisah antara dua dunia

Aku hanya bisa menatap nisanmu
Seakan-akan menatap senyum indah dari wajahmu
Melihat gigi-gigi mungilmu yang bercahaya
Namun tak mengetahui apa yang kau katakan

Setiap detik simfonimu menggema
Semakin sadar, betapa aku mencintaimu
Semakin terasa, luka yang kematian berikan
Dan setiap detiknya, hatiku bertambah pilu

Semua janji telah mati termakan realita
Penyesalan terus tumbuh, semakin hari semakin buruk
Dan rasa sakit terus menancapkan panah-panahnya
Hingga aku jatuh tersungkur, dan hanya namamu yang terucap

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *