Beranda » Puisi untuk Guru » puisi cinta pak guru (part 2)

puisi cinta pak guru (part 2)

Advertisement

Nak,
Telah banyak kudengar kisahmu..
Suka dan dukamu pernah kudengar.
Cerita cinta, cemburu, sakit hatimu, masalahmu, semua tentang keluargamu, ayah, ibu, sanakmu, temanmu, termasuk kami gurumu…
Sering kudengar keluh mengapa aku seperti ini? Mengapa aku tidak seperti dia? Mengapa dia begitu? Mengapa Tuhan seakan tidak adil? Koq aku tidak memiliki sesuatu seperti dia? Kenapa aku ada? Aku tidak ingin ini! Aku tidak pernah meminta diriku hadir disini? Kenapa aku tidak diterima? Kenapa aku ditolak?

Nak,
Tanyakan aku.. Mungkin aku bisa menjawabnya. Mungkin kumiliki sedikit ilmu untuk menolongmu. Aku mau menolongmu, mari qta jalani waktu ini bersama-sama. Saat kau kecewa dengan semua yang ada di sekitarmu, aku mau mencoba,, paling tidak untuk mendengar keluhmu, mengurai air matamu, sedikit berbagi denganku… Mungkin kau malu atau sungkan dengan ayah atau ibumu atau dengan temanmu..

Tiada pamrih kuminta, tersenyumlah! Optimislah! positiflah! Maju,, aku mengasihimu!
Aku mau kau menerima yang terbaik dalam hidupmu.. Aku tidak bisa mendampingimu seumur hidupmu, sedikit saja mewarnainya!
Nak, masa depan yang indah menanti di muka.. Itu milikmu,, untukmu semua tersedia.. Kejar..!
Tinggalkan masa lalumu.. Inilah saatnya kau memupuk diri, belajar, persiapkan diri untuk meraih mimpi!

Mungkin kenyataan pahit banyak mendera hidupmu, nak, pilihlah untuk melakukan apa yang baik, apa yang benar! Hiduplah dengan itu semua.. Karena takkan pernah kau akan kecewa! Majulah, melesat seperti anak panah menuju ke sasaran.. Hidupmu, dirimu adalah milikmu…
Jangan menyerah pada kehidupan, jangan pernah menyerah! Aku bisa,, bukan karena aku mampu.. Kaupun pasti bisa! Sebentar saja kau berjuang,, semangatlah nak!!

Aku melihatmu, kau akan hebat,, kau akan lebih hebat! Masa depanmu akan baik dan semakin baik! Kau akan berdiri menggantikan aku.. Kau akan jauh melebihiku.. Aku tahu itu!! Terbanglah nak, raih bintang-bintang yang tertinggi!
Mari bersama kita buat ayahmu bangga.. Kita buat ibumu bahagia.. Kita buat teman-temanmu kagum..

Nak, tiga tahun bersama cukuplah!
Nak, aku mau… saat terakhir kita bersama adalah saat dimana aku mengantarmu keluar gerbang usang itu.. Gerbang yang sama, yang tiga tahun lalu menyambutmu berseragam biru! Aku mau, saat itu adalah saat kau membawa selembar kertas tanda suksesmu melalukan tiga tahun kebersamaan kita! Biar kita berpisah, namun, kau pergi untuk mengejar mimpi dan citamu!

Doaku untukmu nak.. Taklukan dunia ini… Tunjukkan pada dunia siapa kita yang sesungguhnya! Pergilah ke tempat-tempat yang jauh, ke tempat dimana sekolah-sekolah dan profesor hebat mengajarimu… Taklukkan mereka nak! Biarlah teori-teori yang mendunia itu meracunimu.. Bahkan tidak cuma itu.. Kau berdiri di atasnya, menaklukkannya!

Aku akan tetap disini, menantimu kembali.. Menggantikan aku, menggantikan kami.. Bangunlah desa kita, tempat kau dibuai dan dibesarkan..

Nak, inilah puisi cintaku… Mungkin akan tidak ada artinya.. Paling tidak biarlah ini berdengung di kepalamu..

Majulah, aku bersamamu, aku mengasihi dan menyayangi kamu..

karya: jonathan

Advertisement

One thought on “puisi cinta pak guru (part 2)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *