Beranda » Puisi Persahabatan » Mereka Tetap Sahabatku

Mereka Tetap Sahabatku

Advertisement

Angin…tiupkanlah dirimu kepadaku…
Menerpa wajahku yang dirundung pilu
menampar jiwaku yang kelabu..
Menghempaskan rambutku yang kaku

hujan…kenapakah engkau mesti berlalu…
Aku menunggumu membasahasi ragsku
aku mengejarmu, nafasku memburu…
Sampai menembus kerikil bukit batu

kerudung malam menyelimuti bumi…
Aku berharap menjadi tambatan rindu
saat aku bercerita tentang dirinya
yang kini terhalang rentangan waktu..

Angin laut tak pernah mau berhembus…
Hujan yang aku tunggu telah berlalu
kepada siapakah aku akan berbisik…
Tentang rindu dan kegelisahan itu

angin laut hanya “merayu” rindu…
Dan awan hujan membelakangiku
mereka serempak menertawaiku
yang telah mabuk dalam buaian rindu…

Aku termangu mangu menjadi bisu…
Terbahaklah yang memandangku
yaang tersenyum hanya malu malu
aku juga menjadi malu, kepada langit…
Kepada mendung…, kepada mega..,
dan kepada awan awan yang berarak melewatiku…

Karya : Rasull abidin, 01 Feb 2012
Cilacap.

Advertisement

One thought on “Mereka Tetap Sahabatku

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *