Beranda » Cinta Bersemi » Keindahan Kekal Abadi

Keindahan Kekal Abadi

Advertisement

Dari semua ini kuterbitkan cintamu
dan terbang ke pelusuk dunia
secerah matahari
berkiaskan indah fatamorgana
di langit biru yg bersatu sebuah kenangan abadi
aku hanyalah manusia biasa
kenangan terpancar tersimpan dimindaku
sebuah kenangan yg tercipta hanya aku dan kamu
yg tidak bisa kulupakan..
keindahan yg kekal abadi…

Penulis : Farlisa

Advertisement

8 thoughts on “Keindahan Kekal Abadi

  1. Mungkin cinta ini hanya untukmu
    Tulus dari dalam hatiku
    Mungkin cinta ini telah memilihmu
    Ikhlas tak berbatas waktu

    Ku tulis cinta ini di langit
    Untuk dibaca surga dan bumi
    Semoga kau ‘kan mengerti
    Cinta ini suci tak terbagi

    Hanya kau yang ada dihatiku
    Mengalir dalam darah dinadiku
    Merangkai mimpi ditidurku
    Menjadi ratu di istana cintaku

    Kau ‘kan selalu dihatiku
    Hingga batas akhir nafas dihidupku

  2. Aku mencintai
    Bukan karena engkau seorang bidadari
    Aku menyayangimu
    Bukan karena engkau seorang ratu
    Aku mencintaimu
    Karena takdir yang menuntunku

    Cinta ini bukan dari mata
    Tetapi surga yang telah menentukannya

    Aku tulus mencintaimu
    Ku tak berharap kau membalas cintaku
    Ku persembahkan cinta sejatiku hanya untukmu
    Hingga suatu saat Tuhan ‘kan memanggilku

  3. Sekian lama diri ini kau tinggalkan
    Bahkan kau lupakan
    Kenangan masa lalu kau dan aku

    Kau Berjanji untuk bersatu mengarungi samudera biru cinta
    Namun kau tinggalkan aku dalam kekosongan jiwa
    Kau lupakan aku dalam kenangan mu

    Kau tak pernah perduli lagi padaku
    Sejak ada dia di hatimu
    Kau memang tak tau malu
    Mengrobal kata cinta di atas penderitaanku

    Kini ku hanya berharap
    Kan menemukan peganti dirimu
    Yang lebih menyayangiku
    Dan tak pernah melupakan ku seperti mana dirimu
    Mencampakkan dan melupakan aku dalam hidupmu

  4. Runtuhnya lembaga hati
    di derai airmata sayu
    mendesis lingkaran satu kata
    tak terbalas

    Sakit…
    dalam lengkungan jeruji pengkhianatan
    bagaikan tubuh yang terombak
    terpisah melayang hampa

    Perih…
    dalam sulurnya benih dusta
    bagaikan debuman cabiknya hati
    berlagu sendu

    Luka…
    dalam rongrongan isakan cinta
    tersendat dalam penyesalan
    tercerai dari penantian
    itulah yang aku rasakan
    di kala cintaku dikhianati…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *