Beranda » Puisi Berpisah » Dikala sengitan langit

Dikala sengitan langit

Advertisement

batu seakan melinggis hidupku…
menerkam setiap riuk pikuk dering suaraku…
hati ku menanah tangis…
menggebur setetes racun….
setelah melepas kepergianmu….
kini aku baru menyadari….
bahwa diriku seperti putri malu…
yang tak berkutip saat menatap mu
kini aku tahu betapa sakitnya hatiku…
disaat mulutku mulai membisu…
aku seperti kartu memory yang rusak…
hanya dapat mengindah masa lalu
aku seperti parasit…
yang slalu bergantung pada dirimu….
aku tak mampu menjalani hidupku
tanpa dirimu….
andai waktu adalah milikku…
aku ingin mengembalikkan waktu itu
nan mengusik kebersamaan
tanganku yang kau elus
dengan manja
senyummu yang kau kait padaku
dengan manis
seakan tak dapat ku lupakan begitu saja…
hari-hariku seperti hampa…
hatiku seperti bom yang ingin meledak
jika mengingat dirimu…
sahabat……..
aku merindukanmu…
sangat merindukanmu
aku ingin mengirim sepupuk rindu padamu…
melalui sajak puisi ini…
aku ingin kau menjadi bintang
yang tetap bersinar dihatiku
sahabatku….
Puisi ini Karya : Gracia Sari Asinta

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *