Beranda » Puisi Hati » DISAAT KU BISU (karna kekuatan mu)

DISAAT KU BISU (karna kekuatan mu)

Advertisement

Aku selalu membukakan pintu
Disaat mereka ingin memasuki halaman-halaman ku,
Yang Berniat untuk menjadi kumbang,
Dan berniat pula untuk menjadi matahari yang ingin aku miliki,
Aku pun juga selalu memberikan sajian yang indah.
Namun itu selalu seperti ombak yang ingin memperkenalkan aku dengan tangisan yang dalam.
Setiap sayatan kata mutiara yang digumbar olehnya
Membuat aku seketika mati,
Namun siapa aku..?
Aku hanya bisa merawat halaman-halaman ku,
Namun aku tak dapat memilikinya,

Setiap embun pagi menyapa ku,
Selalu aku ulurkan hal yang termanis dalam cinta,
Namun. ,,
Aku selalu di bodohi oleh gerhana bulan yang menutupi sayang ku,
Hingga ku tak mengenal sajak-sajak yang aku tata rapi di dalam hampa Bisu ku.
Aku seolah-olah tak mengenal hati yang bergemilang,
Karna aku serasa di izin kan TUHAN untuk bisa terdiam karna kekuatan mu,
Langakah demi langkah
Dan nyanyian demi nyanyian aku terima dengan kesaksian kebodohan
Aku merasa hampa.
Namun aku selalu menjadi punjangga yang akan tetap diam,
Berdiri,
Dibodohi.
Meratapi.
Dan akan berusaha mengenal hati ku dan dalam hati mereka,

Selalu lah menjadi bintang dalam tidur ku.
Walau aku takakan pernah sanggup tuk menjawab
Hal yang sebenarnya,
Selamat sayang
Kau membuat aku tak bisa mengenal cinta..

Advertisement

6 thoughts on “DISAAT KU BISU (karna kekuatan mu)

  1. Pingback: DISAAT KU BISU (Karna Kekuatan Mu) « sharterspoy

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *