Beranda » Puisi Cinta » Kunjunganmu ke Layatan Cintaku

Kunjunganmu ke Layatan Cintaku

Advertisement

Mahar dan pernikahanmu

Aku memimpikanmu empat malam berturut-turut
Yang terakhir aku memimpikanmu di pesawat
Mustahil kau akan melayat.
Aku teteskan air mataku
Jatuh ke genteng kontrakanmu
Lalu kau buru-buru mengangkat jemuranmu
Padahal sudah malam, mawar.
Aku bungkus saja roti
Dari seorang pramugari ayu, untukmu

Tapi mustahil kau akan melayat,
Wahai mawar, nanti ku bawakan kau sekantong mahar
Pernikahanmu dengan lelaki itu,
Kau terima saja walau merasa tak terima jasa

;Kematian dan Tasbih Cinta

Nanti ku ajarkan kau cara memetik gitar,
Tapi aku tak bisa ajarkan cara memetik mawar
Kau saja susah ku petik
Wahai mawar, aku… aku belum matikan?
Kau tak perlu jawab, ambil saja kerudung
Beserta tasbih cinta itu
Padahal mustahil kau akan melayat cintaku
Melihat mayat cintaku

Ferri Ahrial
Bandung, 29 Maret 2011

Advertisement

2 thoughts on “Kunjunganmu ke Layatan Cintaku

  1. gemericik suara indah air hujan mendamaikan hati ini
    Sejenak bayangan indah melintas dibenaku…
    Hujan datang, seakan ingin menemaniku disini…
    Menemani hati ini yang merindukn nya….
    awan hitam terasa gagah diats sana
    seakan-akan menjagaku agar tetap merindu padanya….
    kabut dinginpun tak ingin beranjak dari sisiku.
    menambah kerinduanku padanya..
    andai dia tau,betapa aku merindukkannya…….
    hanya ada aku,awan,kabut dan gerimis rindu…….

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *