Beranda » Puisi Berpisah » Daun Yang Menangis

Daun Yang Menangis

Advertisement

Sayang..
Lihatlah keluar..
Saat mentari belum beranjak dari balik bukit
Dedaunan itu masih menangis
Rerumputan itu telah selesai mandi
Dan burung-burung telah siap bernyanyi

Tapi taukah engkau..
Daun itu menangis karena apa?
Karena dia rindu pada sinar mentari
Yang sangat di butuhkan makhluk hidup

Daun menangis..
Hingga Air Mata mengalir di sebuah Kanal kecil
Air Mata berlari mencari kehidupan baru
Berharap dirinya bermanfaat bagi seseorang

Daun yang menangis itu..
Mengingatkanku pada penantian ku
Akan dirimu
Yang kini menjadi milikku kembali..

Puisi ini karya: Aisyah

Advertisement

4 thoughts on “Daun Yang Menangis

  1. sayang saat mentari belum beranjak tw kh u saya menaggis di saat ku menyendiri dan terluka karna ap yang ada itu semua kesalahan yang tak bisa di kata@

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *