Beranda » Puisi Cinta » “hati”

“hati”

Advertisement

aku akan terus melangkah
tak perduli raga ini lelah
tak perduli jiwa ini perih
demi impian yang indah
semoga Tuhan memberikan rahmatNya
agar ku kuat di tiap rintangan yang ada
di seraya ujian di dunia
bertutur kata ku di bersahaja
di tiap tulisku tersurat
dengan cinta nan melekat
yang kini ku merasa dekat
walau kan hanya bersuah di akherat
berdzikir ku di tiap langkah ini
dilarut mengalir hingga ke tambatan hati
ataukah hanya seorang bidadari
salam belai ku untuknya nan menanti

(karya : dian a. noor)

Advertisement

6 thoughts on ““hati”

  1. aku raga setengah hidup, yg jiwanya terbang (mungkin) ikut bersma ia dsn..
    ia tinggalkanku dgn luka yg nayris mmbusuk.
    bagai hantaman batu yg mngenai dada, sesak….
    bagai petir dimuim hujan, yg nyaris hentikan detak jantungku…
    aku tanpanya bagai raga tanpa jiwa..
    bisakah ia bw pergi sluruh rasa ini, seiring langgkahnya mnjauh???
    ku teramat rindukanmu…. 310ktber_ku

  2. aku raga setengah hidup, yg jiwanya terbang (mungkin) ikut bersma ia dsn..
    ia tinggalkanku dgn luka yg nayris mmbusuk.
    bagai hantaman batu yg mngenai dada, sesak….
    bagai petir dimuim hujan, yg nyaris hentikan detak jantungku…
    aku tanpanya bagai raga tanpa jiwa..
    bisakah ia bw pergi sluruh rasa ini, seiring langgkahnya mnjauh???
    ku teramat rindukanmu…. 30 0ktber_ku

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *