Beranda » Puisi Berpisah » Ku tuntut hingga berjuang

Ku tuntut hingga berjuang

Advertisement

Mari kita selesaikan di pengadilan
secara fair, tanpa ada intrik, polemik dan sandiwara.
semuanya tahu, bahwa pagi siang sore malam selalu berganti, karena kita alami bersama.

Dan kita sepakat.

Lalu ada yg tidak bisa kita sepakati..
masalah hati yang setengah hati.
ini setengah hati, tidak penuh, full dan jelas.

Cuma ini pengadilan yang ADIL
kubacakan dakwaanku padanya
ku menuntut hatiku atas hatimu
sampai terketuklah palu
” Akan kuganti hatimu, atas hatinya dengan hatinya dan tetap kau berjuang untuk memperoleh ruang hati yang baru ”

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *