Beranda » Cinta Illahi » ANARKIS DI JIWA

ANARKIS DI JIWA

Advertisement

Lima kali sehari. Benderang bedug menghias adzan. suara mendayu. tak kembalikan akalmu.

beratus bahkan beribu jiwa. merana tiap waktu. meregang nyawa.
ditrotoar
dilaut
bahkan didekap penyamun.
tak hiraukan batinmu.

sungai-sungai kebodohan mengalir ke lautmu.
bawa kehancuran tanpa kepedulian.
tiap hari bahkan detik waktu.
abaikan suara jiwa..
nada ruhmu tak terbaca.
teriakan suci tak terdengar lagi.

lirih.
lirih.
semakin sepi.

bahkan sampai terkapar engkau disemak-semak sejarah. bersuara gaduh mengundang murni jiwamu. menghancurkan waktu. sampai menghentikan nadimu. kau anggap debu.
kau tak peduli. mati.

karya: LAMIRAN ANDRE.

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *