Beranda » Hakikat Cinta » bersama hingga cicit

bersama hingga cicit

Advertisement

Adam sbagai kepala
Hawa kedua karna dari iga
Berdua menjalan kan kehidupan
Memutik suatu tuk dimakan

Hati kita mebuahkan buah hati
Selayak paha di kaki
Terlahir sebagai anugrah dan rejeki
Yang menjaga hingga akhir hayat nanti

Kelak mereka juga berkeluarga
Selaras kita yang memiliki asa
Asa yang memberikan kita suka
Selayak betis di bawah paha

Tua kelak ku ingin tetap sehat
Ingin tinggi menjinjit
Untuk tetap menjaga hakikat
Hingga ku dapat memeluk cicit

(karya : dian a. noor)

Advertisement

3 thoughts on “bersama hingga cicit

  1. Allahu akbar..kok puisi-puisi dian ini bagus-bagus ya..kalo boleh tahu ia itu pria apa wanita? apa memang produktif menulis puisi sebelumnya?

    • puisi baru2 aja, mungkin karena bawaan hati. dan subhanallah ciptaan Allah SWT sangat sempurna. patutlah kita bersyukur
      hingga kelak kita di kubur
      berjalan sejalannya takdir
      suatu itu ada hikmah yang merupakan sebuah tabir
      Allahu Akbar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *