Beranda » Puisi Berpisah » sehati sampai mati

sehati sampai mati

Advertisement

dimalam yang sunyi
iringan melodi seakan menyayat hati
suara rintikan hujan mulai terdengar
cinta kubakar
cita kukejar
sahabat teman sejati
teman sehati sampai mati
maafkan diri pernah ku buat kau menangis
namun baru kusesali hari ini
perpisahan adalah jurang kesengsaraan
tiada yang lebih suci
dari sahabat hati
kau terindah
kan slalu terindah
harus bagaimana kumengatakannya?
sesal tak bisa terus aku tangisi
mungkin ini takdir ilahi
perpisahan yang amat menyakitkan terlanjur telah kujalani
aku menyesal,
dulu, telah aku sia-siakan waktu yang sangat aku butuhkan
tapi tak apa
inilah namanya hidup
harus aku pilih warna yang akan akan aku tempuh
hari ini mungkin hitam,
namung besok bisa saja biru,
minggu depan merah,
bahkan mungkin bulan depan putih
hanya puisi yang dapat aku berikan
sahabatku, aku merindukan kalian
tetaplah berjuang
kejar citamu,
puisi ini dibuat oleh: jamilatul mala
baru cintamu

Advertisement

2 thoughts on “sehati sampai mati

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *