Beranda » Puisi Cinta » Perjalanan Merpati Bersama Sekuntum Kembang

Perjalanan Merpati Bersama Sekuntum Kembang

Advertisement

cerah purnama pagi

nafas mimpi-mimpi merpati mengepak lagi

jauh terbang mengutuk awan

terbang kian bertepuk angin-angin malam

menuju tanah surga dunia palsu

diatas jalan hitam bertanah arang

malam itu merpati bangun

rampas tidur lelap tanah-tanah kapas

dibawah getaran ranting-ranting patah

terbang ke langit bersama kembang berpita

Aku bersumpah jika kembang ini hangus

akan kulemparkan sayapku ke tanah tandus

petir mengumbar langit hitam

tak pandang bawah maupun depan

merpati terus terbang bersama sumpahnya

gelegar petir menggema

sinar cerah tusuk mata berharapkan banyak

sayap kanan tertatih-tatih

ia terus terbang

Aku bersumpah jika kembang ini jatuh

akan kulemparkan sayapku ke bumi runtuh

merpati terus terbang pincang

bersama sumpahnya menghadap langit

biarlah sayap kanan hilang,

namun kembang ini takkan terpendam

merpati terbang ke tanah roh

ia sampai di gerbang

dan masuk bersama sekuntum kembang

langkah pertama merpati jatuh tiada napas

tersedat mulutnya saat di langkah kedua

langkah ketiga ia mati tak bernyawa

kembang itu kini jatuh dan lusuh

merpati telah mati bersama kembang tak berarti

Aku bersumpah jika kembang ini mati,

aku ikut mati

[Satya Panggayuh – Mei 2011]

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *