Beranda » Puisi Pesan » Pintu

Pintu

Advertisement

Ketika aku sendiri

ingin ku hapus diri ini

di sisi sebuah ingatan

dimana aku duduk sendiri

 

takut dan menyendiri

bagai hidup dalam bayangan

ingin sekali kubuka pintu ini

andai saja kutemukan keberanian

 

salah kah aku untuk menangis?

karna tak ada lagi tempat berlindung

atau pun hari esok yang datang

semua seakan menghilang

 

bila hidup untuk merasa sakit

aku tak perlu arti sebuah mimpi

ketika yang teringat hanyalah suara mu

hati terasa pilu

 

ku pandang langit jauh di bulan

ku rasakan tetesan air hujan

bagaikan air mata Tuhan

yang serupa kesedihan

 

tak pernah kusadari

hidup berawal dari mimpi

tak pernah kumengerti

hidup ini adalah anugerah Ilahi

 

bila hidup mempunyai arti

ku kan berlari mencari

bila hidup penuh dengan arti

aku tak mau kehilangan hati

 

Advertisement

3 thoughts on “Pintu

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *