Beranda » Puisi Asa » Recca Aurora

Recca Aurora

Advertisement

di angkasa gemuruh bersahutan, lalu menakut-nakuti alam dgn kilatan cahaya mnyilaukan mata…sedari tadi penghuni bumi tlah basah!…tak henti awan mnumpahkan tirta, sepi pertanda malam smua insan smbunyi dlm selimut mimpi…

pagi ini dtg lagi…melewati mlm tanpa mimpi, mata perih krn pikiran mnghantui…oh, kata mereka aku mnyiksa diri tapi hrs bgaimana lagi sembunyi dari dilema ini…kenyataan hidup mnghimpit, mnyeimbangkan hari ini dan nanti…kumohon doakan agar aku agar tak abadi dlm api…

biar sajalah raga ini binasa..mencari arti dari perjalanan malam, sampai kapan bs kulakukan?…hujan turun, sepanjang hari tak sepatah katapun terucap…
derap langkah kaki diatas lantai papan, aku belum tidur….

tolonglah aku melewati semua ini..jika senandungmu itu bisa mnguatkanku, maka nyanyikan saat sepi datang dan api semangat mulai padam…jgn sampai gelap merasukiku…jalan setapak ini membuatku sesat, yang disitu nyalakanlah pelita..

dari bahasamu aku sudah bisa mereka, tapi sebelum@ ingin kubertanya apa kau tlah yakin dgn apa yg kau rasa?…jgn dicoba-coba, krn iman ini nyaris goyah…percuma saja sajak2 rindu ini kutulis, kau tetap memasung diri dlm sepi…sudahlah, selamat mencoba!…(beritahu aku jika kau mulai gila)

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *