Beranda » Puisi Asa » Pemimpi

Pemimpi

Advertisement

dawai biola terdengar merdu.

seakan-akan buat kuterdiam.

untuk sesaat terbentang harapan,

sebuah kebahagian.

namun tak pernah kudapatkan.

sapuan angin seolah merayu. sinar rembulan pun mendampingiku.

menuntun langkah-langkahku. dalam gelap ku berteriak.

terasa begitu hampa ..

namun ku percaya ..

bahwa akulah sang pujangga . :)?

Advertisement

One thought on “Pemimpi

  1. LAmpau Waktu Tukbisa saling mngenal Antara aku dan dirimu!!!
    ingin melihat senyum manis hatimu
    kau tunggu aku saat kau berharap ingin kita saling bertemu,
    ki lihat kau berdiri mengguku saat ku mlihat dari jau!!!

    kau lambaikan tangganmusaat kau mlihatku.. kulihat dari senyum manismu kebahagiaan yang kau rasa aku pun jua mrasakanya

    tapi ketika kau ucap sesali smuanya!!!
    aku tak tau harus berkata apa!!! saat ku kecup keningmu membuktikan segala rasa yang terpendam dalam hatiku,, kau berkata smua yang aku lakukan hanya cinta nafsu belaka..

    kau bilang cinta tapi dusta
    kaun berpura

    seandainya kamu tau cinta tak dapat dustai hati mak kau kan menangis dipelukanku

    seandainya hatimu tau kalaw kita saling cinta maka kamu kan berkata bahwa dinia hanya milik kita berdua

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *