Beranda » Puisi Asa » Penantian

Penantian

Advertisement

Dengan apa harus kulalui hidupku
Sedang kakiku tersa teramat berat untuk aku langkahkan
Nafasku pun sesak dan seakan tersendat
Yang ku tahu Dalam setiap hembusan nafasku,
Aku hanyalah menunggu dan selalu menunggu
Mentari yang tak kunjung dating menerangiku dengan cahayanya
Tapi tak pernah kurasaka lelah untuk menanti
Walaupun aku tak pernah tau sampai kapan penantian ini akan berakhir
Setiap langkah hidupku, selalu kutemui mimpi indah
Yang tak pernah kusadari bahwa itu hanyalah lukisan fatamorgana
Yang akan terhapus kala mata ku terbuka
Sampai kapankah hidup mempermainkan takdirku
Dan nasibpun tak pernah berganti
Sedang harapan hanya berani berdiri kejauhan
Dan tak berani mendekatiku
Haruskah aku berdiam diri dan menyerahkan semuany di tangan takdir
Hingga kebahagiaan itu akan menghampiriku dan tetap tinggal bersamaku

By; destri
Jumat, 19 februari ‘10
20;27

Advertisement

6 thoughts on “Penantian

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *