Beranda » Puisi Berpisah » PUISI TISSUE (SURAT CINTA YANG HILANG)

PUISI TISSUE (SURAT CINTA YANG HILANG)

Advertisement

Dik, terkadang sulit kiranya kanda tuk merasa senang dalam kesenangan yang dibuat-buat, adalah sebuah lelucon yang tidak lucu akhirnya. Seperti tidur dalam paginya hari, sementara ayam yang berkokok jauhkan diri dari kenyataan.
Dik, perenungan yang dalam mengartikan apa artinya hidup, kehidupan dan penghidupan. Sulit terlepas dan tiada mungkin dilepas. Ketika hasrat yang sempatkan rasa pada suatu wujud, kebinasaan fikiran terombak jadinya.
Dik, ingin kiranya harga diri yang terpendam berubah bak titisan, kewibawaan yang menjilati hati, tumbuh disemak belukarnya dewasa.
Sejauh jalan terlampaui, sempit kiranya tubuh ini tuk lalui tembok-tembok pengorbanan yang semakin teruji. Karenanya sudilah adik palingkan sejenak untuk merenungi apa itu cinta suci dengan pengorbanan sejati.

Advertisement

6 thoughts on “PUISI TISSUE (SURAT CINTA YANG HILANG)

  1. cinta itu bukan fenomen
    and cinta itu jga bukan fatomorgana
    cinta itu hidup
    cinta adalah cimangko naneh talua asin

    • cinta itu memang buta
      cinta itu bisa nyakiti manusia
      dan juga bisa buat manusia senang

      dan oleh cinta itu manusia bodoh
      karna cinta dia merelakan diri xa mati
      manusia telah pikun oleh cinta….

  2. kala cinTa rasuki relung jiwa
    jadikan semua indaH walau sebnarnYa biasa2 saja
    berjaln seperti apa adaNya
    iTulah Sepercik dari kEdahsaTAn ciNTA, , , , ,

    beTapa kEras hati kTa
    saat diA takbsa rsakn inDah darI Cinta, , ,

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *