Puisi

Berbagi puisi dan kumpulan puisi terbaru 2015

Tanyaku – oleh Wahdaniah

Haruskah….? Aku pertahankan… Perlu kah hati ini tuk yakin Bahwa kaulah bahagia itu Pentingkah….? Aku tanggapi…. Akan semua rasa yg hinggap Bahwa aku mencintaimu. Mungkinkah….? Kau pahami…. Bahwa rasa ini Benar2 untukmu… Bisakah…..? Kau lihat itu… Dari pandangan dan tatapanku Bahwa rasa itu ada.. Atau… wajibkah….? Aku jelaskan padamu… Tentang apa yg kurasakan … Agar […]

Gadis – oleh Arum Novitasari

Ketika seorang gadis turun dari ranjangnya Beberapa runtuh seketika itu Bercermin dan berdendang dengan alunan lagu penyair Dan senyumnya mengingatkan asmara yang melanda Ketika warna mulai dihiaskan pada matanya yang lentik Daun daun bersenda gurau dengan mesra Adakah siapa yang akan memilikinya nanti? Ketika pintu hati diketuk dalam dalam Dan samudra dibuka seluas luasnya Maka […]

Rasaku – oleh Yana Nuryani

tak seperti air mengalir gemericik terdengar suaranya.. tak seperti sepoi angin berhembus damaikan suasana.. lantang hatiku menjerit tak ada satu telingapun mendengar.. keluh kesah.. sesal.. bahagia.. hanya aku yg menyangga.. berat memikul beban ini.. pada siapa ingin berbagi.. kalian yg ku sayang.. tak akan pernah ku berikan.. hanya ingin ku sembahkan.. sejuta bahagia tanpa air […]

Bimbang – oleh Ba’id Aiziyah

Hari lampau yang lalu…. di gubuk kecil dalam kesunyian terucap janji yang teramanahkan Dalam kepastian termantapkanlah dalam hati janji dari yang dikasih kini… berjalanlahku di kesendirian ini penuh kehampaan tanpa yang dikasih sebagai penuntun yang dikasih berlalulah sudah Dalam kesendirian ini pula berjalanlah raga ini pada yang terkasih sambil menatap dunia subtil kehidupan baik dan […]

Kecewa – oleh Defri

betapa kecewa hati ini, mengetahui semua itu, mengapa kau tega melakukan ini, kepadaku yang telah lama bersama mu,, kenapa, kenapa, kenapa kak kenapa aku harus tau dari media sosial kenapa kak, kenapa tak kw katakan langsung padaku,, kenapa kak, kenapa? ? Sakit, sakit hati ini saat mengetahuinya sakit hati ini saat membaca pesan darinya sakit […]

Sang Pemimpi – oleh Mosdalifah

Lama waktu kian menjadi hari Semakin gigih untukku berlari Menggetarkan jiwa yang berapi-api Di tanah ini,perlahan namun pasti Memandang dikejauhan tanah yang merdeka Berkobar semangat menggapai cita terus kukejar menembus dinding penghalang Dan baru kudapati separuh jenjang Berseru diantara langit dan bumi pertiwi Bernafas lirih ingin segera kuraih Merangkak,berjalan,dan akhirnya berlari Proses panjang sedang aku […]

Puisi © 2015 -